Menghadapi Masalah Kesehatan: Cinta dan Pengorbanan
Di sebuah desa, tinggal dua saudara; satu kaya, yang lainnya miskin. Saudara yang miskin bangun setiap pagi sebelum matahari terbit dan berangkat mencari pekerjaan. Saudara yang kaya menjalani hidup yang nyaman dan tidak terlalu peduli dengan usaha saudaranya. Namun suatu hari, seorang dervish yang mengunjungi rumah saudara yang miskin, mengajukan beberapa pertanyaan kepadanya. Dervish berkata, 'Jika saudaraku kaya, mengapa dia tidak membantuku?' Saudara yang miskin menjawab kepada dervish, 'Saudaraku sangat mencintai dirinya sendiri, semoga suatu hari dia juga akan membantuku.' Dervish menjawab, 'Kekayaan sejati diukur dengan apa yang kau bagikan dan cinta yang kau miliki untuk saudaramu.' Saudara yang miskin terpengaruh oleh kata-kata dervish dan menyiapkan sebuah keranjang makanan untuk saudara kaya. Saudara kaya awalnya merasa aneh dengan situasi ini, tetapi ketika melihat pengorbanan saudaranya yang miskin, hatinya menjadi hangat. Mereka mulai menghabiskan waktu bersama dan saling memahami. Sedekah si miskin menaklukkan hati si kaya dan keduanya belajar untuk saling mendukung.