Cara Menghadapi Ketidaksabaran: Keder
"Ketidaksabaran adalah salah satu masalah paling umum di zaman kita. Namun, membantu orang lain dengan hati yang dermawan dapat meringankan perasaan ketidaksabaran Anda. Kisah ini menggambarkan hubungan mendalam antara seorang kreditor dan seorang dermawan, sambil menunjukkan cara-cara untuk menghadapi ketidaksabaran dan menenangkan jiwa Anda. Dengan memberikan diri Anda kepada orang lain, Anda dapat memberikan makna kepada hati mereka dan juga menemukan kedamaian dalam diri Anda. Ingatlah, membantu orang lain membawa kehidupan yang penuh kesabaran dan cinta."
Di sebuah kota, seorang pria yang sangat kaya dan dermawan, bertemu dengan seorang yang miskin di pinggir jalan. Pria miskin itu kelaparan, pakaiannya compang-camping. Pria kaya yang dermawan itu memutuskan untuk membantunya. Ia memberikan uang yang dibawanya kepada pria miskin tersebut. Pria miskin itu sangat berterima kasih atas kebaikan ini. Namun, pria kaya itu juga menyadari kedalaman kesedihan di mata pria miskin tersebut. Pria dermawan itu berkata kepada pria miskin: "Terimalah uang ini, tetapi berikan saya satu janji. Jangan bersedih karena kamu harus menjalani hidup ini, suatu hari kamu juga bisa menjadi dermawan. Jika ada kesempatan seperti itu, bantu orang lain dengan cara yang sama!" Seiring berjalannya waktu, pria miskin itu mendapatkan pekerjaan dan mengatur hidupnya dengan uang yang diperolehnya. Seiring waktu, setelah melewati masa-masa sulit, dia juga menjadi orang kaya. Suatu hari, ketika mereka bertemu lagi, mantan orang kaya itu memberikan sejumlah uang kepada pria miskin itu untuk mengingatkan kedermawanannya. Pria miskin itu sangat bahagia atas bantuan yang diberikan dan peristiwa ini tidak pernah keluar dari pikirannya selama beberapa hari. Dia kembali memahami pentingnya infak dan mulai berusaha membantu orang-orang yang membutuhkan dengan memegang tangan mereka. Dengan demikian, sebuah kisah kedermawanan membuka pintu untuk masa depan yang lebih baik.