Kisah yang Membimbing dalam Krisis Hubungan Keluarga
Suatu ketika, seorang pria terkena penyakit parah. Penyakit ini membuatnya tidak mungkin untuk melanjutkan pekerjaannya. Karena tidak ada seorang pun di dekatnya, ia terus berjuang sendirian. Seiring berjalannya waktu, penyakitnya semakin parah dan menyebabkan gangguan pada suasana hatinya. Namun suatu hari, ia berpikir bahwa kesulitan yang dialaminya adalah ujian bagi dirinya dan ia bersabar. Setelah banyak berdoa untuk bisa bersabar, ia mulai melihat setiap rasa sakit yang dialaminya sebagai sarana untuk bersyukur. Kepada seorang temannya yang datang menemuinya, ia berkata, ‘Sebenarnya penyakit ini mengajarkan saya sesuatu, ini adalah ujian bagi saya.’ Dalam proses yang dilaluinya dengan kesabaran yang luar biasa, ia mulai membantu orang lain dan memberi mereka semangat. Penyakit ini tidak hanya mematangkan dirinya secara rohani, tetapi juga secara spiritual. Akhirnya, meskipun penyakitnya sembuh, ia sudah menjadi orang yang sangat berbeda karena kesabaran dan syukur yang dimilikinya; ia telah mampu melihat dan menghargai hadiah-hadiah yang Allah berikan kepadanya.