الْمَالِكُ الْمُلْكُ
Mâlik-ül Mülk
"Pemilik segala sesuatu, yang memegang kekuasaan."
Nama Mâlik-ül Mülk mengekspresikan bahwa Allah adalah pemilik kekuasaan dan kekuatan yang tak terbatas, serta pemilik sejati dari segala eksistensi. Nama ini mengingatkan kita bahwa pencipta dan pemilik segala sesuatu di alam semesta adalah Allah, yang merupakan otoritas tunggal dalam kepemilikan dan kekuasaan. Allah, pemilik sejati dari segala sesuatu, berhak untuk mengatur sesuai kehendak-Nya; hal ini menunjukkan bahwa para hamba sebenarnya hanya menggunakan amanah yang diberikan kepada mereka sebagai abdi-Nya. Kedalaman tasawuf dari nama ini mengingatkan manusia bahwa segala sesuatu yang mereka miliki adalah sementara, dan yang abadi hanyalah kehendak Allah. Mâlik-ül Mülk, karena sifat kepemilikan yang sementara, menciptakan rasa rendah hati dalam hati manusia; karena sekuat apapun seseorang, seluruh kekuasaan dan kepemilikan secara mutlak adalah milik Allah. Terwujudnya nama ini memungkinkan manusia menemukan ketenangan dan keamanan batin, karena mengetahui bahwa pemilik segala sesuatu adalah Allah membawa kenyamanan spiritual. Pada saat yang sama, nama Mâlik-ül Mülk memudahkan hamba untuk memahami bahwa mereka harus menghadap dan berlindung kepada Allah, serta bahwa segala sesuatu tunduk pada kehendak Allah. Memiliki kesadaran ini memungkinkan seseorang untuk mencari lebih banyak makna dan kedalaman dalam hidupnya, serta selalu percaya kepada Allah dalam setiap keadaan. Karena sebenarnya, kekuasaan dan kekuatan hanya milik Allah; kepemilikan dan kekuasaan adalah cerminan dari kekuatan-Nya.
Mengingat nama Mâlik-ül Mülk dapat membantu seseorang menemukan kekuatan dan dukungan dalam kehidupan materi dan spiritual. Orang-orang yang menyebut nama ini, dengan mengingat bahwa pemilik sejati dari segala sesuatu adalah Allah, akan berfokus pada sifat sementara kehidupan dunia dan nilai iman. Mengarahkan hati kepada Allah selama zikir memungkinkan seseorang untuk menjauh dari kepemilikan yang tampak dan memahami bahwa kepemilikan sejati adalah milik Allah. Dengan demikian, rasa ketenangan dan kepuasan dalam jiwa seseorang meningkat; selain itu, nama ini juga dapat membantu menghilangkan ketakutan dan kekhawatiran.