الْواحِدُ
El-Vâhid
"Yang tunggal, tidak ada yang sebanding."
El-Vâhid adalah ungkapan paling mendasar dari keesaan Allah dan menyatakan bahwa semua eksistensi pada dasarnya bergantung pada satu sumber yang tunggal, yang tetap. Nama ini sering ditekankan dalam Al-Qur'an, dan merupakan inti dari tauhid. Sebagai cerminan dari penciptaan segala sesuatu dan berbagai bentuk kesatuan dalam alam eksistensi, nama El-Vâhid mendorong para mukmin untuk tidak terikat pada sebab-sebab dan hanya mengarahkan diri kepada-Nya. Dalam tasawuf, nama El-Vâhid juga memiliki makna yang dalam. Keesaan Zat yang Maha Suci menunjukkan kebenaran asli di balik banyaknya eksistensi. Nama ini membantu para mukmin untuk mengarahkan hati dan jiwa mereka kepada-Nya, sambil memikirkan kesatuan hakikat eksistensi, memberikan rasa persatuan terhadap perbedaan duniawi. Kesadaran yang mendalam ini memungkinkan hamba-hamba-Nya untuk mendekat kepada-Nya, terlepas dari segala kekacauan. Menyebut nama El-Vâhid memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan dalam masyarakat dengan melampaui rasa ego dalam diri para mukmin. Dalam inti Al-Qur'an dan hadis, nama El-Vâhid menimbulkan rasa cinta dan keterikatan. Ketika hamba-hamba menyadari bahwa setiap eksistensi pada dasarnya mencerminkan-Nya, mereka memahami bahwa perbedaan di antara mereka sebenarnya tidak memiliki arti, dan ketenangan ini menciptakan hubungan hati.
Menyebut nama El-Vâhid bermanfaat untuk memberikan kedamaian yang dalam dalam jiwa seseorang dan menjaga keseimbangan dalam hubungan sosial. Ketika menyebut nama ini, mereka berniat untuk menyadari keesaan Allah dan menjadi lebih toleran serta pengertian dalam hubungan dengan orang lain, zikir ini memberikan mereka kesempatan untuk berorientasi secara spiritual. Ketika nama El-Vâhid disebut, keesaan Allah yang mencakup segala sesuatu meresap ke dalam jiwa, dan seorang mukmin merasakan bahwa ia hanya milik-Nya, menemukan kedamaian batin.